Galeri Foto

Gambar Masih Sample
Gambar Masih Sample

Video Terbaru

     Akhir bulan februari 2020 merupakan kasus pertama coronavirus terdeteksi di Indonesia. Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Siapa pun dapat terinfeksi virus corona, akan tetapi orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap serangan virus ini. Nama virus corona sendiri berasal dari bentuk paku atau duri seperti mahkota di permukaannya. Novel coronavirus(CoV) adalah galur baru dari coronavirus. Penyakit ini, yang disebabkan oleh novel coronavirus yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Tiongkok, diberinama coronavirus disease 2019 (COVID-19), ‘CO’ berasal dari kata corona, ‘VI’ berasal dari kata virus, dan ‘D’ berasal dari kata disease (penyakit).

     Wabah coronavirus telah menjadi kasus pandemi, yakni wabah yang menyebar di hampir seluruh negara di dunia. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran viruscorona di berbagai negara. Banyak negara yang melakukan penguncian wilayahnya (lockdown) untuk memutus rantai penyebaran virus ini. Kebijakan pemerintah dan kepatuhan seluruh warganya menjadi kunci mengatasi pandemi yang sedang melanda semesta. Perkembangan data tentang kasus coronavirus dapat kita lihat di berbagai media dari seluruh wilayah di belahan bumi.

        Berbagai sektor mengalami dampak dari pandemi ini, tak terkecuali dunia pendidikan. Dimulai pada pertengahan bulan maret yakni pada tanggal 16 Maret 2020, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah secara resmi memberikan surat edaran pelaksanaan pembelajaran secara daring(online) bagi seluruh tingkat pendidikan. Hal itu juga berdampak terhadap berlangsungnya ujian akhir tahun bagi siswa di tingkat akhir yakni kelas dua belas, kelas sembilan, dan kelas enam. Ujian akhir sekolah pun dilaksanakan secara daring dari tempat tinggal masing-masing siswa. Pembelajaran daring yang awalnya hanya berlangsung sampai dengan tanggal 30 Maret 2020, karena kondisi yang belum memungkinkan maka diperpanjang sampai 30 April 2020. Waktu tersebut juga masih memungkinkan untuk diperpanjang lagi sampai kondisi aman dari pandemi.

       Sepanjang masa belajar secara daring, pendidik dan tenaga kependidikan tetap bertugas secara bergantian berdasarkan jadwal piket sesuai surat edaran dari dinas pendidikan propinsi Jawa Tengah. Selain mengadakan pembelajaran daring, berbagai hal dilakukan dalam rangka ikut mencegah penyebaran coronavirus di lingkungan SMA Negeri 1 Belik, diantaranya: meningkatkan kebersihan di seluruh ruang maupun lingkungan sekolah, melakukan penyemprotan dengan disinfektan, penyediaan tempat cuci tangan dan handsanitizer

        Pembelajaran secara daring tentu menjadi pilihan terbaik dalam kondisi saat ini, karena seluruh warga masyarakat dianjurkan untuk tetap di rumah(stay at home). Beberapa kendala tentu menyertai dalam pelaksanaan pembelajaran daring, diantaranya belum semua siswa memiliki gawai(handphone) yang memenuhi untuk pembelajaran daring, tidak semua siswa memiliki kuota data setiap hari, dan banyak wilayah tempat tinggal siswa yang sinyal internetnya kurang baik. Hal inilah yang harus membuat pendidik dapat bersikap bijak dalam memberikan pembelajaran daring.

         Menyikapi beberapa kendala tersebut, pihak sekolah memberikan subsidi berupa kuota untuk siswa yang kurang mampu dalam ketersediaan kuota internet agar dapat mengikuti pembelajaran daring dengan lancar. Dalam pembelajaran daring, bukan hanya tentang materi pelajaran namun juga selalu mengingatkan siswa untuk menjaga kesehatan, kebersihan serta mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

        Seluruh masyarakat tentu berharap pandemi segera berakhir, dunia kembali ke kondisi normal dan dapat beraktivitas secara normal. Kedisiplinan diri baik dalam menjaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas diri dan menjaga kebersihan serta mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah menjadi upaya bersama memutus rantai penyebaran virus corona hingga corona tak memiliki tempat berkembang biak dan dapat musnah. Tentu semua itu tak lepas dari kuasa Sang Pemilik alam semesta, ikhtiar dan do’a senantiasa dilakukan, semoga Allah SWT, Tuhan semesta alam mengabulkan do’a hamba-hambaNYA.

 

 

(Asfis_red)