Sebuah organisasi tentu memiliki struktur organisasi dan anggotanya, kedua hal tersebut bisa berjalan baik apabila terjadi kerjasama dan bersinergi dalam menjalankan perannya masing-masing. Banyaknya anggota dalam organisasi bukan satu-satunya hal yang menentukan kualitas dari organisasi tersebut. Demikian pula organisasi tidak akan berjalan dengan baik jika tidak memiliki anggota. Tanpa ada pengelola atau kepengurusan yang mengatur jalannya organisasi tersebut. Sehingga baik anggota maupun pengurus organisasi keduanya memiliki peran penting dalam jalannya organisasi tersebut.
Di dalam dunia pendidikan, organisasi siswa yang menjadi wadah semua peserta didik dinamakan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Semua kegiatan siswa diadakan oleh bidang kesiswaan dengan pelaksana dibantu oleh siswa yang menjadi pengurus OSIS di bawah bimbingan pembina OSIS. Dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan kesiswaan dapat menjadi ajang pencarian dan pengembangan kreativitas dan bakat siswa. Dari berorganisasi, siswa dapat berlatih mengelola dan bertanggungjawab serta kerjasama dalam penyelenggaraan suatu kegiatan di lingkungan sekolah.
Memasuki tahun pelajaran 2018/2019, maka pergantian pengurus OSIS telah dilakukan melalui beberapa tahap. Setiap siswa berhak mengajukan diri sebagai calon pengurus OSIS, sehingga tahap awal yang dilakukan adalah pendataan siswa kelas X dan kelas XI yang berkeinginan untuk menjadi pengurus OSIS. Dari hasil pendataan tersebut terdapat 96 siswa yang mengajukan diri dan siap diuji mengikuti seleksi menjadi pengurus OSIS masa bakti 2018/2019.
Seleksi calon pengurus OSIS diadakan mulai tanggal 9 Agustus 2018 yaitu diadakannya tes pengetahuan secara tertulis dan wawancara. Selain harus memiliki pengetahuan yang cukup serta kepribadian baik, calon pengurus OSIS juga harus memiliki fisik dan mental yang sehat. Sehingga dilaksanakan tes fisik pada tanggal 13 Agustus 2018 serta tes mental pada tanggal 15 Agustus 2018. Dari ketiga tahap tes tersebut, hasil tes dapat diketahui oleh semua peserta tes, sehingga mereka mengetahui hasil tes tersebut. Dari 96 peserta diambil 36 peserta yang akan melanjutkan persiapan sebagai calon pengurus OSIS.
Kegiatan selanjutnya dalam mempersiapkan pengurus OSIS adalah kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pengurus OSIS agar mengetahui dan memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan tugas sebagai pengurus OSIS. Kegiatan LDK dilaksanakan di desa Mendelem pada tanggal 13 September 2018 sampai dengan 15 September 2018. Di dalam kegiatan tersebut juga akan ditentukan 3 pasang calon ketua dan wakil ketua OSIS yang nantinya akan dipilih berdasarkan suara terbanyak.
Dari berbagai tahap yang telah dilalui tersebut, maka tiga pasang calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2018/2019 adalah: 1. Yafi Alfarik – Mifta Melia, 2. Dini Tri Utami – Dwiko Adi P, dan 3. Rahma Dwi A – Ruslil Hakim. Ketiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS tersebut menyampaikan visi dan misi di depan semua siswa dengan sistem masuk ke setiap kelas pada hari kamis, tanggal 04 Oktober 2018. Sambil memperkenalkan diri mereka menyampaikan visi misi secara bergantian ke semua kelas dimulai dari kelas X MIPA 1 sampai kelas ke – 24 yaitu kelas XII MIPA 1.
Selain penyampaian visi misi di dalam kelas, pada hari senin, tanggal 08 Oktober 2018 diadakan orasi terbuka di halaman SMAN 1 Belik disaksikan seluruh siswa serta pendidik dan tenaga kependidikan. Dari kegiatan ini, bisa disaksikan bersama bagaimana performa setiap calon yang nantinya akan mereka pilih pada tanggal 10 Oktober 2018.
Setelah melalui beberapa tahap yang cukup panjang, tibalah saatnya hari rabu tanggal 10 Oktober 2018, waktu pemilihan suara untuk menentukan calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2018/2019. Pemilihan ketua OSIS ini dikenal dengan istilah PILKETOS dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIBA sampai dengan pukul 12.30 WIBA. Sistem pemilihan dibuat seperti pada kegiatan pemilu baik petugas, surat suara, bilik suara dan perlengkapan lainnya. Secara bergantian setiap kelas menuju tempat pemilihan yang berada di ruang Laboratorium Biologi SMAN 1 Belik. Seluruh siswa dan pendidik serta tenaga kependidikan memberikan suaranya untuk menentukan calon ketua dan wakil ketua OSIS.
Pada hari itu, rabu tanggal 10 Oktober 2018, pukul 13.00 diadakan penghitungan suara yang disaksikan oleh seluruh siswa dan pendidik serta tenaga kependidikan. Dari hasil penghitungan suara tersebt dihasilkan:
Nomor 1. Yafi Alfarik – Mifta Melia mendapatakan 375 suara
Nomor 2. Dini Tri Utami – Dwiko Adi P mendapatkan 177 suara
Nomor 3. Rahma Dwi A – Ruslil Hakim mendapatkan 210 suara
Dari hasil tersebut dapat dilihat bersama bahwa nomor urut 1 yang terpilih sebagai calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2018/2019.
Dari kegiatan ini, semua siswa berlatih berdemokrasi dan menentukan pilihan dengan dasar suara terbanyak. Sehingga menjadi ajang latihan siswa dalam kegiatan pemilu selanjutnya bagi siswa yang telah memenuhi syarat.
